Pj Bupati Hani Sopyar Rustam Ngopi Bareng Bersama Aktivis, Wartawan, LSM, Pemuda, Mahasiswa dan Ormas

  • Whatsapp

Pilarinformasi.com, Banyuasin -Tak Kurang dari 61 orang yang mengatasnamakan LSM, Pemuda, Mahasiswa, Wartawan dan Ormas di Kabupaten Banyuasin berkumpul di Rumah Dinas Bupati Banyuasin, Kamis (21/12/2023) pukul 15.30 Wib.

Para aktivis putra-putri asli Kabupaten Banyuasin tersebut untuk menjalin silahturahmi dan bertatap muka langsung dengan tema “Ngopi Bareng Bersama Pj Bupati Banyuasin Hani Sopyar Rustam, SH”, Mereka berdialog dan berdiskusi memberikan saran dan masukan untuk kemajuan pembangunan di Kabupaten Banyuasin kedepan.

Ketua Amunisi Banyuasin Efriadi Efendi mengucapkan terimakasih kepada Pj Bupati Hani Sopyar Rustam yang telah memfasilitasi pertemuan para aktivis di Kabupaten Banyuasin dalam tajuk ‘ Ngopi Bareng”.

“Kehadiran kami disini untuk memberikan dukungan dan apriasasi kepada PJ Bupati Hani Sopyar Rustam untuk tetap fokus dan semangat dalam merealisasikan programnya guna menjalankan tugasnya hingga berakhir massa jabatan ,”ucap Efriadi, dihadapan PJ Bupati.

Sebagai putra Asli Kecamatan Rantau Bayur, Efriadi menyebutkan didesa Tebing Abang terdapat jembatan besi dan akses jalan yang rusak hingga kini belum tersentuh sama sekali pembangunan dari Pemerintah sebelumnya. Bahkan janji politik jembatan Rantau Bayur-Muara Enim sudah beberapa kali ganti pemimpin belum diselesaikan.

Menurut Efri, miris rasanya melihat masyarakat belum menikmati pembangunan, untuk memperbaiki jembatan besi ini terpaksa warga sokongan dan minta dipasar kalangan memperbaiki jembatan dan penerangan lampu jalan tak ada, jadi kalau malam gelap gulita.

“Tolong pak Bupati berkunjung ke desa kami biar tau penderitaan masyarakat,”harapnya seraya juga meminta perbaiki dermaga rantau Bayur kondisinya saat ini nyaris roboh.

Ketua Fokus Banyuasin Alpian Soho mengatakan jika di Kabupaten Banyuasin ada 50 ribu rumah tangga yang miskin ekstrim. Dampaknya IPM nomor 12 dari 17 Kabupaten Kota. Dan Icon Ibu Kota Pangkalan Balai masih belum ada.

“Juga, masalah sampah menumpuk dan pasar modern belum terselesaikan, pendidikan dan kesehatan,”ujar Alpian.

Ketua HIPKA KAHMI, Martono SE, meminta agar para NGO di Kabupaten Banyuasin diberikan bantuan dana hibah. Sebagai pengusaha kontruksi ia berharap ada pembagian kue proyek bagi pemborong khususnya putra dan putri asli di Kabupaten Banyuasin.

“Selama ini kami tidak dapat bagian dan bertahun tidak ada proyek didapat dari APBD , otomatis banyak diantara kami yang nyaris gulung tikar,”ungkap Martono.

Ditambahkan Ketua Pemuda Panca Dimas meminta supaya pemerintah terus membuka lowongan kerja dan seiring dengan jumlah perusahaan yang ada di Kabupaten Banyuasin sangat banyak.

“Karena melalui lowongan kerja perusahaan setidaknya mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Banyuasin,”bebernya.

Disela-sela itu Ketua Amunisi Efriadi Efendi disapa Uju Efri memberikan cinderamata berupa peci hitam kepada PJ Bupati Banyuasin Hani Sopyar Rustam sebagai bentuk dukungan agar orang nomor satu di Bumi Sedulang Setudung tersebut dapat menjalankan roda pemerintahan yang lebih baik

Sementara Pj Bupati Banyuasin Hani Sopyar Rustam menyambut baik usul dan saran dari para aktivis LSM, Pemuda, Mahasiswa, dan Ormas di Banyuasin untuk dijadikan acuan dalam pembangunan kedepan.

“Seperti Ibu Kota Pangkalan Balai akan dibangun icon dengan anggaran sebesar Rp40 miliar. Perbaikam jalan dalam kota dan revitalisasi PDAM Tirta Betua dan semua usul dan saran yang saya terima akan di tindakan,”pungkasnya. (Tian)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *