Pilar informasi.com PALEMBANG — Rapat Tim Pembina Samsat Provinsi Sumatera Selatan dan Rapat Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah Provinsi Sumatera Selatan. Diselenggarakan di Ballroom Grand Atyasa Palembang. Kamis (18/12/2025). Rapat tersebut dibuka langsung oleh Gubernur Sumsel H. Herman Deru
Dalam sambutannya Gubernur Sumsel H. Herman Deru mengatakan, sekitar 80 persen APBD Sumsel bersumber dari pajak, sehingga pengelolaannya harus dilakukan secara akurat, transparan juga berkeadilan.
“Rapat ini menentukan arah pembangunan Kita, sehingga pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten kota. Terutama dalam era kebijakan bagi hasil pendapatan yang memasuki tahun kedua,”terang Gubernur Sumsel H. Herman Deru.
Dalam menyoroti besarnya potensi kendaraan bermotor di Sumsel yang telah mencapai jutaan unit. Perlunya pemutakhiran data kendaraan secara objektif sehingga potensi riil dapat dipetakan dengan jelas.
“Kita tidak bicara asumsi kita bicara data kendaraan aktif dan kendaraan yang tidak aktif. Kecanggihan teknologi digital tidak akan memberikan hasil maksimal tanpa data yang benar dan valid,”tutupnya.
Ditempat yang sama, Kepala Bapenda Provinsi Sumsel Achmad Rizwan menerangkan hasil laporan atas kontribusi PKB dan BBN-KB terhadap PAD Sumsel tahun 2025 yang mencapai 32,43 persen realisasi pajak daerah sebesar 97,44 persen dari target.
Pemprov Sumsel kembali menerima penghargaan nasional P2DD provinsi terbaik 1 wilayah Sumatera Selatan Tahun 2025 dari Kemenko Perekonomian RI.”pungkasnya
(Akip)






