Pilar informasi.com, OKU Selatan — Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumsel Hj. Feby Deru menghadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKU Selatan) dalam rangka peringatan Hari Jadi Kabupaten OKU Selatan ke-22. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung DPRD OKU Selatan, Jumat (23/1/2026) pagi.
Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru mengapresiasi capaian pembangunan Kabupaten OKU Selatan yang dinilainya cukup pesat sejak awal berdiri, meskipun dihadapkan pada berbagai keterbatasan, baik dari sisi anggaran maupun struktur birokrasi.
Ia mencontohkan penataan kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten OKU Selatan yang sejak awal sudah tertata dengan baik.
Menurutnya, kondisi tersebut mencerminkan perencanaan yang matang meskipun pada masa awal pembentukan daerah masih serba terbatas.
“Saya mengapresiasi kompleks perkantoran OKU Selatan yang sejak dulu sudah tertata dengan baik. Saat itu banyak keterbatasan, namun kini fasilitas semakin lengkap. Maka jangan lagi menjadikan keterbatasan anggaran sebagai alasan,” ujarnya.
Herman Deru mengaku bangga dapat menyaksikan langsung perjalanan Kabupaten OKU Selatan selama 22 tahun. Ia menjelaskan bahwa dari 17 kabupaten/kota di Sumsel, hanya tujuh yang merupakan daerah induk, sementara sepuluh lainnya merupakan daerah pemekaran pasca reformasi, termasuk OKU Selatan.
Menurutnya, kemajuan daerah tidak semata-mata ditentukan oleh besarnya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), melainkan oleh semangat, spirit kebersamaan, serta kekompakan seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat.
“Kunci utama kemajuan itu adalah kekompakan. Jika pemerintahnya kompak, maka derap langkah pembangunan akan seirama. Kekompakan harus terus dipupuk meskipun berbeda suku, agama, maupun latar belakang politik,” tegasnya.
Gubernur Herman Deru juga menilai OKU Selatan sebagai salah satu daerah pemekaran dengan laju pembangunan yang relatif cepat.
Ia mendorong Pemerintah Kabupaten OKU Selatan untuk lebih aktif mengekspos berbagai potensi daerah melalui media massa dan media daring sebagai sarana promosi.
“Sekarang ini ada dua dunia, dunia nyata dan dunia maya. Hubungan dengan media harus diperkuat agar potensi OKU Selatan dikenal lebih luas,” katanya.
Lebih lanjut, Herman Deru menyebut OKU Selatan memiliki potensi besar di sektor pertanian, perkebunan, dan pariwisata. Jagung OKU Selatan tercatat sebagai yang terluas di Sumsel, sementara komoditas kopi robusta serta potensi wisata alamnya telah dikenal hingga tingkat nasional bahkan mancanegara.
“Jagung harus terus dikembangkan, demikian pula kopi dan sektor pariwisata. Tentukan zonasi yang jelas agar dukungan pemerintah pusat dan swasta dapat tepat sasaran. Apalagi saat ini kinerja daerah dinilai melalui data dan angka statistik,” jelasnya.
Selain pembangunan fisik dan ekonomi, Herman Deru juga menekankan pentingnya menjaga adat dan budaya lokal sebagai identitas daerah. Menurutnya, kekuatan budaya OKU Selatan harus terus dilestarikan agar tidak tercerabut dari akar budayanya.
“Mulai dari pakaian adat hingga tata nilai budaya harus dijaga dan diwariskan. Semoga OKU Selatan menjadi kabupaten yang maju, berjaya, dan dapat menjadi contoh bagi daerah lain,” pungkasnya.
Sementara itu, Bupati OKU Selatan Abusamah, SH menyampaikan terima kasih kepada para pendahulu serta seluruh pihak yang telah mendukung terbentuknya Kabupaten OKU Selatan.
Ia menyebut selama 22 tahun, berbagai upaya pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat telah dirasakan.
“Kami terus berupaya meningkatkan pembangunan infrastruktur meskipun dengan keterbatasan anggaran, termasuk dukungan Bantuan Gubernur Khusus (Bangubsus) yang nilainya lebih dari Rp 54 miliar,” ujarnya.
Selain sektor infrastruktur, Pemkab OKU Selatan juga fokus meningkatkan pelayanan kesehatan melalui pembangunan Instalasi Gawat Darurat (IGD), puskesmas, gedung administrasi RSUD Muara Dua, serta fasilitas kesehatan lainnya.
“Kami berharap dukungan Bangubsus dapat terus berkelanjutan. Kami juga mengharapkan arahan dan bimbingan dari Bapak Gubernur agar kami semakin termotivasi membawa OKU Selatan menjadi lebih baik ke depan,” tutup Abusamah.
Rapat paripurna tersebut turut dihadiri Anggota DPD RI dr. Hj. Ratu Tenny Leriva HD, Ketua DPRD Provinsi Sumsel Andie Dinialdie, SE, MM, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sumsel Hj. Desy Kasnayati, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemprov Sumsel dan Pemkab OKU Selatan. (akp)






