Pilar informasi.com Muara Enim — Gubernur Sumatera Selatan, Dr.H Herman Deru, menghadiri puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45 PT Bukit Asam Tbk (PTBA) yang dipusatkan di lapangan gedung utama PTBA, Tanjung Enim, Kabupaten Muara Enim, Jumat (10/04/2026) malam.
Dalam sambutannya, Herman Deru menyampaikan bahwa perjalanan 45 tahun PTBA bukan hanya mencerminkan keberhasilan korporasi, tetapi juga kontribusi nyata bagi bangsa dan daerah.
“Peringatan HUT merupakan hari yang bersejarah, tidak hanya bagi individu namun juga bagi korporasi. Momentum ini menjadi waktu yang tepat untuk introspeksi diri, melihat apa yang sudah dilakukan, apa yang sedang dijalankan, serta merencanakan langkah ke depan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, PTBA merupakan satu-satunya perusahaan milik negara yang bergerak di bidang eksploitasi batu bara. Berbagai inovasi terus dikembangkan, salah satunya teknologi Dry Mineral Matter Ash (DMA) yang dalam waktu dekat akan memasuki tahap peletakan batu pertama.
Selain itu, Herman Deru juga mengapresiasi komitmen PTBA terhadap pelestarian lingkungan. Menurutnya, perusahaan tersebut konsisten melakukan reklamasi dan menjaga ekosistem di wilayah operasionalnya.
“Saya sebagai pemimpin di provinsi ini sangat memahami rekam jejak PTBA dalam pelestarian lingkungan, mulai dari reklamasi hingga perhatian terhadap ekosistem. Ini harus menjadi role model bagi seluruh pemegang IUP, baik di tingkat provinsi maupun nasional,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan kebanggaannya atas berbagai capaian PTBA, serta hubungan harmonis perusahaan dengan pemerintah daerah. Saat ini, produksi PTBA tercatat sekitar 50 juta ton batu bara, dan ditargetkan meningkat hingga 100 juta ton dalam dua hingga tiga tahun ke depan.
Herman Deru turut menyinggung Proyek Strategis Nasional (PSN) di Keramasan, Palembang, yang bertujuan meningkatkan kapasitas angkut batu bara dan mengurangi ketergantungan pada jalur darat.
Lebih lanjut, ia mengucapkan terima kasih kepada PTBA, PT Kereta Api Indonesia (KAI), Kementerian Pekerjaan Umum, serta Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan atas sinergi yang terjalin. Ia juga menyoroti pentingnya pembangunan flyover untuk mendukung kelancaran angkutan kereta api batu bara rangkaian panjang (babaranjang).
“Saya minta PT KAI memberikan dukungan dan keleluasaan agar PTBA dapat terus didorong. Hal ini penting untuk meningkatkan kapasitas angkut dan mendukung pencapaian target 100 juta ton batu bara. Tanpa itu, target tersebut akan sulit tercapai karena masih adanya hambatan di perlintasan sebidang,” katanya.
Ia meyakini, apabila perlintasan sebidang di sejumlah titik dapat diatasi, maka target produksi tersebut tidak hanya tercapai, tetapi juga berpotensi terlampaui.
“Mudah-mudahan PTBA terus menjadi perusahaan kebanggaan bangsa, khususnya masyarakat Sumatera Selatan, serta mampu menghadapi berbagai tantangan di masa depan,” pungkasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Direksi dan Dewan Komisaris PTBA, Ketua DPRD Sumsel, Bupati Muara Enim, Forkopimda Sumsel, Forkopimda Kabupaten Muara Enim, Wakil Bupati Lahat, serta sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. (Rill/Ak)







