Mencuatnya Berita Arogansi Kadin Kominfo Ogan Ilir, Manajemen Pengelolaan Dipertanyakan

Pilarinformasi.com, Ogan Ilir– Dugaan awal dari perselisihan antara Kadin Kominfo dan Kabid Publikasi Media Ogan Ilir yang melakukan penganiayaan dan kekerasan, mencuatnya banyak pemberitaan media yang belum pasti kebenarannya.

Apa kejadian sebenarnya sehingga banyak prasangka dan persepsi yang berbeda-beda dan ini menjadi tanda tanya Publik di wilayah Kabupaten Ogan Ilir khususnya Sumatera Selatan.

Dengan kejadian seperti tersebut, dinilai bahwa kurang baiknya dalam Pengelolaan Manajemen yang dilakukan oleh Oknum Kepala Dinas dan Kabid Dinas Kominfo Kabupaten Ogan Ilir.

Melihat beberapa kejadian seperti beberapa bulan terakhir, diketahui para awak media yang bertugas dalam wilayah Ogan Ilir pernah mendatangi Kantor Dinas Kominfo terkait Pencairan Dana ADV, banyaknya Penerima ADV media yang berbeda, jumlah Dana ADV media yang tidak sesuai dengan perjanjian dan lain sebagainya.

Artinya, Dinas Kominfo Kabupaten Ogan Ilir ini dianggap beberapa pihak tidak bisa memberikan contoh yang baik bagi Dinas dan OPD yang lain, semestinya Dinas Kominfo memberikan contoh yang baik karena, Dinas Kominfo ini adalah Pelayanan Satu Pintu dalam Mengcover Kegiatan Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir.

Buntut kejadian dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh Oknum Kepala Dinas Terhadap Kabid Publikasi ini, membuka Aib tersendiri bagi Dinas Kominfo Kabupaten Ogan Ilir.

Seperti Komentar yang disampaikan oleh Tokoh Masyarakat selaku Pemerhati Kebijakan Sosial Pemerintah Randa Yuherianza SH dalam Penjelasannya saat diwawancarai oleh beberapa awak media, Kamis (18/12) di Ogan Ilir.

“Masalah ini membuka Aib tersendiri bagi Dinas Kominfo Kabupaten Ogan Ilir, sesuai berita dan issue yang berkembang, Kejadian Penganiayaan dan Kemarahan Kadin Kominfo terhadap Kabid Publikasi Media ini bermula dari adanya Laporan dan Pemeriksaan Data dari Lembaga Tinggi yang tidak sesuai dengan Manajemen dan Pengelolaan Dana Publikasi.

“Ketika Oknum Kepala Dinas Kominfo ini mendatangi Ruangan Kabid Publikasi Media ini, mempertanyakan hal tersebut, namun Kabid ini menjelaskan jawaban yang kurang tepat dan tidak Sinkron dengan Data yang ada”, jelasnya.

Masih dikatakannya, Merasa tidak terima dengan teguran dari Kadin, Kabid inipun menjawab pertanyaan yang membuat kemarahan sang Kadin, sehingga terjadi kejadian seperti ini atau Penganiayaan yang disampaikan oleh Kabid Publikasi Media ini.

“Dalam Hal ini, semestinya Bupati Ogan Ilir atau Sekda memberikan Teguran Keras atau bisa saja Mencopot atau Mengganti Oknum Kepala Dinas dan Kabid Publikasi Media ini dari Jabatannya”, jelasnya.

Namun Bupati dan Sekda sampai saat ini belum memberikan Penjelasan atau Keterangan Resmi kepada Publik Terkait Kejadian yang Bergejolak di Internal Dinas Kominfo Kabupaten Ogan Ilir ini.

“Masalah seperti ini memperlihatkan Betapa Buruk dan Bobroknya Kerjasama Tim didalam Manajemen Pengelolaan dan ini menimbulkan dampak yang sangat besar”, Tandasnya. (HZ)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *