Pilarinformasi.com, PALI– Aryaduta Palembang kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung perkembangan industri kreatif daerah melalui gelaran bertajuk Musi.X.
Kegiatan ini diselenggarakan bekerja sama dengan Yayasan Kawan Lamo Galo beserta jajaran kepengurusannya, serta turut melibatkan Yayasan Kawan Lamo Kabupaten PALI sebagai bentuk dukungan terhadap musisi lokal Sumatera Selatan.
Musi.X hadir sebagai wadah untuk menampung, mengembangkan, serta memperkenalkan bakat dan kemampuan para musisi lokal agar dapat lebih dikenal oleh masyarakat luas, baik di dalam Kota Palembang maupun di luar daerah.
Ketua Yayasan Kawan Lamo Galo, Febriansyah yang akrab disapa MPIT BAE, bersama Ketua Yayasan Kawan Lamo Kabupaten PALI, Fredi Febriansyah, S.H, mengatakan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada musisi dari Kota Palembang, tetapi juga membuka ruang bagi talenta dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Selatan.
“Mengingat Sumatera Selatan bukan hanya Palembang, maka kami juga ingin memperkenalkan bakat dan kreativitas musisi dari luar Kota Palembang. Kami juga bekerja sama dengan band Rich13, salah satu musisi berbakat asal PALI yang memberikan warna musik dengan konsep yang berbeda,” ujar Febriansyah.
Menurutnya, kolaborasi lintas daerah ini diharapkan mampu menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem musik lokal yang lebih kuat serta memberikan kesempatan yang lebih luas bagi para pelaku seni daerah untuk menunjukkan karyanya.
Sementara itu, perwakilan manajemen Aryaduta Palembang, Deni, menyampaikan harapannya agar Musi.X dapat menjadi ruang apresiasi yang berkelanjutan bagi komunitas musik lokal di Sumatera Selatan.
“Harapan kami dengan adanya acara ini, komunitas lokal Sumatera Selatan dapat lebih dikenal di Indonesia serta mendapatkan apresiasi dan dukungan agar tetap konsisten dalam berkarya,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa ke depan, Musi.X akan terus digelar secara berkelanjutan dengan konsep yang lebih beragam. Tidak hanya menampilkan musik modern atau konvensional, tetapi juga menghadirkan musik tradisional khas Sumatera Selatan yang dikemas dengan aransemen dan warna yang lebih segar.
“Kedepannya acara ini akan terus kita lakukan. Musik yang akan disajikan bukan hanya musik konvensional, tetapi juga musik tradisional Sumatera Selatan yang akan dibawakan dengan warna yang berbeda,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan Musi.X dapat menjadi panggung kolaborasi dan ruang ekspresi bagi musisi lokal Sumatera Selatan, sekaligus mendorong lahirnya karya-karya kreatif yang mampu bersaing di tingkat nasional.






