Pilarinformasi.com, Banyuasin– Pemerintah Desa Songo Makmur, Kecamatan Selat Penunguan, Kabupaten Banyuasin, terus berinovasi menggali potensi ekonomi desa melalui pengembangan usaha peternakan. Salah satu langkah nyata yang kini berjalan adalah pemeliharaan ternak ayam potong yang direncanakan menjadi sumber tambahan pendapatan bagi desa sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat.
Saat ini, jumlah populasi ayam potong yang dipelihara sudah mencapai 800 ekor. Pengelolaan dilakukan secara teratur dan terjamin kualitasnya, mulai dari penyediaan kandang yang layak hingga pemenuhan kebutuhan pakan yang diperhatikan secara khusus demi menjamin pertumbuhan dan kesehatan ternak dengan baik.
Kepala Desa Songo Makmur, Suharto, saat ditemui awak media menyampaikan bahwa usaha ini berjalan sangat positif dan antusiasme semakin terlihat seiring meningkatnya permintaan pasar.
“Alhamdulillah, permintaan ayam potong dari berbagai pihak sudah mulai berdatangan. Bahkan, Badan Pelaksana Kegiatan Pemenuhan Gizi Nasional di wilayah kami pun sudah menyampaikan kebutuhan dan berminat mengambil pasokan dari sini,” ujar Suharto.
Ia menambahkan, pemeliharaan ternak ini dilakukan dengan standar yang baik. Pakan diberikan secara teratur dan kandang dibuat memadai agar pertumbuhan ayam berjalan sehat dan cepat.
“Kami berharap usaha ini dapat terus berkembang pesat, menjadi usaha yang menguntungkan, dan secara langsung meningkatkan pendapatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Songo Makmur. Hasil keuntungannya nanti akan kembali digunakan untuk pembangunan desa dan kesejahteraan seluruh warga,” tegasnya.
Langkah ini menjadi bukti nyata upaya Pemerintah Desa Songo Makmur dalam membangun kemandirian ekonomi desa, mengembangkan potensi lokal, serta memberikan manfaat luas bagi masyarakat sekitar. ( Tian )







