Stok Golongan Darah AB dan B Paling Sulit Dicari

Pilar informasi.com ​PALEMBANG — Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Palembang menyoroti kelangkaan stok untuk golongan darah AB (+) dan B (+) yang saat ini menjadi yang paling sulit didapat.

​Fakta tersebut diungkapkan oleh Ketua PMI Kota Palembang, Hj Dewi Sastrani, saat menghadiri Kegiatan Donor Darah di Kantor Camat Ilir Timur (IT) III, Senin (14/9/2026).

Menurutnya, stok Golongan Darah B(+) dan AB (+) memang paling sedikit dibandingkan golongan darah A dan O.

Untuk itu, saat ini PMI Palembang makin gencar menggelar aksi donor darah.

Ia menegaskan bahwa setiap satu kantong darah sangat krusial, terutama untuk menyelamatkan pasien kecelakaan, ibu melahirkan, hingga pasien dengan kebutuhan transfusi rutin.

​Di tengah tantangan tersebut, PMI Kota Palembang mencatat kebutuhan darah bulanan di kota ini masih tinggi, yakni mencapai 7.000 kantong. Sementara itu, kemampuan suplai rata-rata baru menyentuh angka 5.000 kantong per bulan, menyisakan defisit sekitar 2.000 kantong.

​Melalui kegiatan jemput bola di Kecamatan IT III yang diikuti oleh 80 orang pendaftar dengan target sekitar 30 kantong darah, Dewi berharap partisipasi masyarakat—khususnya pemilik golongan darah langka seperti AB dan B, dapat terus ditingkatkan secara rutin.

​Camat IT III, Hefnianto, turut mengapresiasi tingginya partisipasi 80 warga yang hadir dan mendonorkan darahnya dalam aksi kemanusiaan ini. PMI Kota Palembang terus mengajak masyarakat yang sehat untuk mendonorkan darahnya secara sukarela demi menjaga ketersediaan stok darah bagi yang membutuhkan. (**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *