SSKS Sumsel Ucapkan Selamat kepada Tujuh Anggota TACB Palembang, Syafrizal: Warisan Sejarah Harus Dijaga

Pilar informasi.com PALEMBANG — Pelantikan tujuh anggota Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) oleh Wali Kota Palembang pada Kamis (8/10/26) menjadi momentum penting dalam upaya menjaga dan melestarikan warisan sejarah serta identitas Kota Palembang sebagai salah satu kota tua di Indonesia.

Pelantikan tersebut tidak hanya menjadi awal dari tugas dan tanggung jawab para anggota TACB, tetapi juga membawa harapan besar bagi masyarakat agar kekayaan sejarah, bangunan bersejarah, serta peninggalan budaya Palembang tetap terjaga di tengah pesatnya perkembangan zaman.

Ketua Pengurus Pusat Silaturahmi Spiritual Keluarga Sriwijaya (PP-SSKS) Sumatera Selatan, KGS Syafrizal akrab disapa Mafia Paranormal didampingi Ustadz Usman Markoni, S. Ag, menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada tujuh anggota TACB yang telah resmi dilantik.

Syafrizal berharap para anggota TACB dapat menjalankan amanah tersebut dengan penuh komitmen, integritas, serta tanggung jawab dalam menjaga dan melestarikan cagar budaya yang menjadi bagian penting dari perjalanan panjang sejarah Kota Palembang.

“Atas nama keluarga besar SSKS Sumatera Selatan, kami mengucapkan selamat dan sukses kepada tujuh anggota Tim Ahli Cagar Budaya yang telah dilantik. Besar harapan kami agar mereka dapat menjalankan tugas dengan sungguh-sungguh demi menjaga warisan sejarah dan budaya Palembang,” ujar Syafrizal. Saat dijumpai diruang kerjanya, Jum’at (9/10/2026) Sekretariat SSKS Sumsel.

Menurutnya, tugas yang diemban anggota TACB bukanlah pekerjaan ringan. Mereka memiliki tanggung jawab besar dalam memberikan perhatian terhadap keberadaan cagar budaya, terutama di tengah perkembangan pembangunan, modernisasi, dan perubahan pola kehidupan masyarakat.

Ia menilai, pelestarian cagar budaya membutuhkan komitmen bersama, bukan hanya dari pemerintah dan para ahli, melainkan juga dukungan seluruh elemen masyarakat. Sebab, warisan sejarah bukan sekadar bangunan tua atau benda peninggalan masa lampau, tetapi juga menyimpan nilai budaya, identitas, serta jejak perjalanan peradaban yang harus diwariskan kepada generasi mendatang.

“Ini bukan tanggung jawab yang mudah karena menyangkut kepentingan masyarakat luas. Mempertahankan dan melestarikan cagar budaya di tengah perkembangan zaman yang semakin modern tentu membutuhkan keseriusan, ketelitian, dan komitmen yang kuat,” tegasnya.

Syafrizal mengaku percaya bahwa tujuh anggota TACB yang telah dilantik mampu mengemban amanah tersebut dengan penuh tanggung jawab. Ia berharap keberadaan TACB dapat semakin memperkuat perhatian terhadap berbagai peninggalan bersejarah di Kota Palembang agar tidak terabaikan di tengah arus pembangunan.

Ia juga menegaskan bahwa Palembang memiliki perjalanan sejarah panjang yang menjadi kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan. Karena itu, pelestarian warisan budaya harus menjadi perhatian berkelanjutan agar generasi muda tetap dapat mengenal, memahami, dan menghargai sejarah daerahnya sendiri.

“Palembang merupakan kota tua yang memiliki nilai sejarah dan budaya yang sangat penting. Karena itu, peninggalan sejarahnya harus terus diperhatikan, dirawat, dan dijaga kelestariannya. Jangan sampai perkembangan zaman membuat kita kehilangan jejak sejarah dan jati diri kota sendiri,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Syafrizal berharap para anggota TACB dapat menjalankan perannya secara profesional dan memberikan perhatian serius terhadap upaya perlindungan cagar budaya, sehingga kebijakan pelestarian sejarah dapat berjalan seiring dengan pembangunan kota.

Menurutnya, kemajuan sebuah kota tidak hanya diukur dari pembangunan fisik dan modernisasi, tetapi juga dari kemampuannya menjaga identitas, nilai budaya, serta peninggalan sejarah yang menjadi bagian dari karakter masyarakatnya.

“Semoga ketujuh anggota TACB yang terpilih dapat menjalankan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab, menjaga amanah yang diberikan, serta mempertahankan identitas Palembang sebagai kota tua yang kaya akan sejarah dan budaya,” pungkas Syafrizal. (Akip)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *