Deru Mini Tamiya Panaskan Pendopoan, Adu Cepat Pehobi Dewasa di PALI

Pilarinformasi.com, PALI– Suasana seru dan penuh adrenalin terasa di Guest House Pendopoan Bupati PALI, Sabtu (3/1/2026). Puluhan mobil balap mini Tamiya melaju kencang di lintasan khusus dalam ajang Tamiya Bupati PALI Cup Race, menarik perhatian para pehobi dan penonton yang hadir.

Meski berukuran kecil dan kerap dianggap sebagai mainan, mobil Tamiya yang berlaga justru dikendalikan oleh para peserta dewasa. Dengan kecepatan tinggi, mobil-mobil mini ini saling berpacu mencatatkan waktu terbaik. Tak jarang, beberapa mobil keluar lintasan akibat kehilangan keseimbangan, menambah ketegangan sekaligus keseruan lomba.

Salah satu peserta, Aqshal Ais (20), mengaku telah menekuni hobi Tamiya sejak kecil hingga sekarang. Baginya, merakit mobil menjadi kesenangan tersendiri.

“Nggak tahu ya, walaupun badan sudah nggak sekuat dulu, tapi tetap suka. Yang paling asik itu ngerakitnya,” ujar Aqshal sambil tersenyum.

Sementara itu, Novi Arisandi, selaku panitia penyelenggara, menjelaskan bahwa kompetisi ini diikuti oleh peserta dari berbagai desa dan kecamatan di Kabupaten PALI, seperti Babat, Talang Akar, hingga Sungai Baung. Hal ini menunjukkan tingginya antusiasme pehobi Tamiya di daerah tersebut.

Dalam perlombaan, mobil Tamiya yang mampu menyelesaikan tiga putaran lintasan dengan catatan waktu terbaik akan keluar sebagai pemenang. Tidak hanya itu, panitia juga melakukan pengecekan ketat terhadap setiap mobil, mulai dari keaslian suku cadang hingga kesesuaian dimensi kendaraan sesuai regulasi yang berlaku.

Ajang ini mendapat apresiasi langsung dari Bupati PALI, Asgianto, ST. Ia berharap event Tamiya di PALI dapat berkembang hingga ke tingkat nasional.

“Ini adalah Tamiya Bupati PALI Cup Race. Kami berharap ke depan event seperti ini bisa melaju ke tingkat nasional. Kabupaten PALI sangat siap,” ujar Bupati.

Lebih dari sekadar adu kecepatan, kompetisi ini juga menjadi wadah silaturahmi dan komunikasi antar pehobi Tamiya dari berbagai komunitas, sekaligus membuktikan bahwa hobi masa kecil dapat terus hidup dan berkembang hingga dewasa. (Ade)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *