Pilar informasi.com-PALEMBANG — Ketua Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Palembang, Feby Anggi Pratama, menegaskan kesiapan pelaksanaan Rapat Kerja Cabang (Rakercap) yang kini memasuki tahap finalisasi teknis.
Seluruh tahapan awal, termasuk asistensi bersama Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI, telah rampung. Saat ini, panitia fokus pada pematangan teknis, mulai dari kesiapan peserta hingga penentuan narasumber yang dinilai relevan dengan kebutuhan organisasi dan dinamika ekonomi daerah.
“Persiapan berjalan baik. Kami sudah melewati tahap asistensi dan kini masuk ke tahap teknis, termasuk memastikan kualitas peserta dan pemateri,” ujar Feby.
Rakercap tahun ini tidak sekadar menjadi agenda rutin, tetapi diarahkan sebagai forum strategis untuk merumuskan langkah konkret dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Palembang. HIPMI menargetkan lahirnya gagasan yang mampu mempercepat terwujudnya Palembang sebagai kota yang berjaya dan sejahtera.
Salah satu fokus utama yang diangkat adalah penguatan sektor UMKM agar mampu naik kelas. HIPMI melihat adanya peluang besar dari optimalisasi ruang publik seperti Car Free Day dan Car Free Night sebagai pusat aktivitas ekonomi baru.
Car Free Day dinilai tidak hanya menjadi ruang olahraga dan interaksi sosial, tetapi juga berkontribusi dalam menekan tingkat polusi karena bebas kendaraan. Sementara itu, Car Free Night dipandang sebagai ruang ekonomi kreatif yang menghadirkan kuliner, hiburan, dan berbagai atraksi yang mampu menggerakkan roda ekonomi masyarakat.
“Ini peluang nyata. Kita ingin menjadikan ruang-ruang tersebut sebagai pusat ekonomi baru, tempat UMKM berkembang sekaligus wadah bagi generasi muda untuk menunjukkan kemampuan dan keterampilan, baik di bidang usaha, seni, maupun olahraga,” jelasnya.
Selain itu, HIPMI Palembang juga tengah menyiapkan sekretariat yang akan difungsikan sebagai ruang kolaborasi dan pengembangan kapasitas generasi muda. Fasilitas ini diharapkan menjadi inkubator ide dan keterampilan yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas wirausaha lokal.
Melalui Rakercap ini, HIPMI menargetkan tidak hanya peningkatan kapasitas internal anggota, tetapi juga lahirnya rumusan kebijakan strategis yang dapat menjadi rekomendasi nyata bagi pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Rakercap harus menghasilkan output yang jelas, baik dalam bentuk peningkatan wawasan anggota maupun rekomendasi kebijakan yang konkret untuk pertumbuhan ekonomi Palembang,” tegas Feby. (Akip)







