Pilar informasi.com PALEMBANG — Keluarga besar Silaturahmi Spiritual Keluarga Sriwijaya (SSKS) Sumatera Selatan menghadiri tahlil dan doa bersama untuk memperingati satu tahun wafatnya KGS H. Achmad Bastomy bin KGS Matning serta 100 hari wafatnya Hj. Nyayu Salmah binti KGS Tosin Usman.
Kegiatan digelar di kediaman penasihat SSKS Sumsel, Usman Markoni, S.Ag., di Lorong Nasional, RT 45/RW 16, Kelurahan Plaju Ulu, Palembang, Selasa (15/9/2026).
Acara berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan. Para tamu membaca tahlil, memanjatkan doa, serta mengenang jasa dan kebaikan kedua almarhum dan almarhumah.
Hadir Ketua Umum SSKS Sumsel KGS Syafrizal, yang akrab disapa Mafia Paranormal, Sekretaris Jenderal SSKS Sumsel Asmuni, FF., M.Pd.I., serta jajaran pengurus dan keluarga besar SSKS Sumsel.
KGS Syafrizal akrab disapa Mafia Paranormal mengatakan, kehadiran keluarga besar SSKS Sumsel merupakan bentuk kepedulian terhadap keluarga besar organisasi, terutama saat berduka.
“Alhamdulillah, keluarga besar SSKS Sumsel dapat hadir dalam acara tahlil dan doa bersama untuk orang tua saudara Usman Markoni, yang juga merupakan penasihat SSKS Sumsel,” ujar Syafrizal.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana mendoakan almarhum dan almarhumah, tetapi juga mempererat silaturahmi dan kebersamaan anggota SSKS Sumsel.
“Kehadiran kita dalam tahlil dan doa bersama ini merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap keluarga besar SSKS. Ini juga menjadi bagian dari program organisasi untuk terus membangun kepedulian sosial dan mempererat hubungan kekeluargaan,” jelasnya.
Syafrizal berharap kepedulian sosial SSKS Sumsel terus ditingkatkan melalui berbagai kegiatan, seperti menghadiri takziah, memberikan santunan kepada anak-anak panti asuhan, dan membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Kami berharap SSKS ke depan semakin peduli terhadap sesama, baik dalam suasana suka maupun duka. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan dan menjadi budaya positif dalam keluarga besar SSKS Sumsel,” harapnya.
Sementara itu, Usman Markoni mengucapkan terima kasih atas kehadiran Ketua Umum, jajaran pengurus, dan seluruh keluarga besar SSKS Sumsel.
“Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih atas kehadiran keluarga besar SSKS Sumsel dalam acara tahlil dan doa bersama ini. Kehadiran tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian dan perhatian terhadap keluarga besar SSKS,” kata Usman.
Ia menambahkan, kehadiran pengurus dan anggota SSKS Sumsel menunjukkan bahwa silaturahmi yang terjalin bukan sekadar formalitas, melainkan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Dalam hal ini, kita dapat melihat bahwa SSKS benar-benar menjalin silaturahmi secara nyata dan penuh kekeluargaan. Kami berharap ke depan SSKS semakin solid, kompak, serta lebih peduli terhadap sesama,” tuturnya.
Acara ditutup dengan doa bersama untuk KGS H. Achmad Bastomy bin KGS Matning dan Hj. Nyayu Salmah binti KGS Tosin Usman. Keluarga dan tamu yang hadir berharap keduanya mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan keikhlasan. (Akip)







